Friday, January 3, 2014

Atasi Pembajakan Karya, Anang Terapkan SELMI | The Global Journal

Atasi Pembajakan Karya, Anang Terapkan SELMI
Kamis, 12 Desember 2013 00:07 WIB

Jakarta- Banyaknya kasus pembajakan lagu oleh pelaku bisnis karaoke akhir-akhir ini memang cukup memprihatinkan. Hal itulah yang mendasari Anang untuk menggunakan sistem baru bernama Sentra Lisensi Musik Indonesia (SELMI) untuk bisnis karaoke yang baru ia buka di Kota Malang.
SELMI sendiri adalah sebuah sistem CMO (Collecting Management Organization) yang akan menguntungkan kedua belah pihak, baik pengelola bisnis maupun para musisi. Pasalnya, sistem ini mempunyai kegunaan kolektif yang cukup canggih.
Diakui oleh Anang saat membuka gerai karaoke pertamanya di Kota Malang, semua musisi yang datang bersamanya sangat mendukung sistem baru ini. Terlebih bagi Ahmad Dhani dan Charly Van Houten yang juga mempunyai bisnis karaoke.
"Semua musisi yang datang ke Malang itu yang mendukung SELMI, termasuk Ahmad Dhani dan Charly yang juga punya karaoke. Mereka juga akan menggunakan sistem ini untuk rumah karaoke mereka," tutur Anang saat ditemui di Anang Karaoke, Jalan Letjend Sutoyo Malang, hari Rabu (11/12).
Semua lagu yang diputar di tempat karaoke yang menggunakan SELMI, akan tercatat secara otomatis di bank. Artis dan manajemen pun bisa mengaksesnya secara real-time lewat web. Selain itu, pajak yang dibebankan akan langsung masuk ke dinas perpajakan karena menggunakan sistem online.
SELMI sementara ini memungut Rp 1.000,- per lagu yang diputar di tempat karaoke. Jumlah tersebut terbagi, 40% untuk pencipta, 35% untuk produser, dan 25% untuk penyanyi. Sebuah sistem yang transparan karena bisa dipantau semua pihak. (Kapanlagi)


Courtesy:






Anang - Dhani Berharap Inul, Rossa dan Charly Ikuti Jejaknya | Kapanlagi.com

Anang - Dhani Berharap Inul, Rossa dan Charly Ikuti Jejaknya

Sabtu, 14 Desember 2013 15:50 | 

Anang Hermansyah



Anang - Dhani Berharap Inul, Rossa dan Charly Ikuti Jejaknya

Kapanlagi.com - Ahmad Dhani dan Anang Hermansyah memang sudah berteman sejak lama. Walau sibuk dengan karir masing-masing, sesekali mereka masih bertukar pikiran.
"Makanya usaha yang aku lakukan, sekarang di-support oleh sahabatkuAhmad Dhani, kemudian Ahmad Dhani pun juga kemungkinan akan melakukan hal yang sama. ini merupakan bagian dari usaha bersama," ujar Anang Kamis (12/12) kemarin.




Anang baru saja meresmikan bisnis karaokenya di Kota Malang sejak Rabu (11/12) kemarin. Ahmad DhaniMulanJulia PerezAura Kasihdan lain-lain turut hadir sebagai bintang tamu di peresmian hari kedua.
Kedua sahabat ini mengaku telah menyiapkan sebuah sistem baru untuk bisnis karaoke. Sistem baru tersebut diharapkan dapat mengantisipasi terjadinya kasus yang bisa merugikan berbagai pihak.
"Ya mudah-mudahan harapannya aku juga mungkin Ahmad Dhanibahwa mudah-mudahan InulRossaCharly, yang lain pun yang seniman, itu bisa memberikan paradigma baru ini di industri musik indonesia," tambahnya.
(kpl/dew/adb)

Courtesy:




Anang dan Ahmad Dhani gunakan formula baru untuk musik Indonesia | Merdeka.com

Anang dan Ahmad Dhani gunakan formula baru untuk musik Indonesia


Sumber :  | Jumat, 13 Desember 2013 19:41

Anang dan dhani gunakan formula baru untuk musik indonesia


Merdeka.com - Dua kawan lama, Anang Hermansyah dan Ahmad Dhani berencana menjadi pioner untuk memperbaiki sistem bisnis karaoke di Indonesia. Salah satunya dengan cara memungut Rp 1.000,- per lagu yang diputar di tempat karaoke. Jumlah tersebut terbagi, 40% untuk pencipta, 35% untuk produser, dan 25% untuk penyanyi.
Ditemui di hari kedua peluncuran Anang Karaoke di Malang, Anang menjelaskan lebih rinci tentang sistem tersebut. Menurutnya, sistem baru ini bakal memperbaiki sistem yang selama ini sudah berjalan.
"Sebenernya pergerakan seperti ini, atau inovasi di industri itu sudah dilakukan. cuman memang mungkin saat ini aku harus memulai, sebenernya keinginannya sudah lama," ujarnya, Kamis (12/12).

"Dari temen2 aku sudah kasak-kusuk sama Dhani bagaimana memperbaiki musik indonesia yang pada hari ini memang mengalami cobaan yang cukup berat," tambah Anang lagi.
Sistem seperti ini sebetulnya sudah sejak lama dipikirkan oleh beberapa artis di Indonesia. Hanya saja Anang bersama Dhani tergerak untuk mengoperasikannya lebih dulu.
"Cuma siapapun yang akan memulai, bahwa itu sudah bagian dari pergerakan ingin mengubah paradigma yang lama bahwa industri musik indonesia ini harus diperbaikin perjalanannya ke depan. Karena regenerasinya dibutuhkan," jelas suami Ashanty ini.
"Cita-cita ini bukan hanya cita-cita saya dan Ahmad Dhani. Tetapi banyak cita-cita dari seniman lain yang menghendaki bagaimana kita melakukan paradigma baru dalam industri musik indonesia sia yang itu sudah mulai dilihat oleh berbagai pihak," lanjutnya. (kpl/dew/adb)
Sumber: Kapanlagi.com

Courtesy:
http://www.merdeka.com/artis/anang-dan-dhani-gunakan-formula-baru-untuk-musik-indonesia.html




Apa Resolusi 2014 Dua Sahabat, Anang - Ahmad Dhani? | Kapanlagi.com

Apa Resolusi 2014 Dua Sahabat, Anang - Ahmad Dhani?

Jumat, 13 Desember 2013 18:21 | 

Ahmad Dhani




Apa Resolusi 2014 Dua Sahabat, Anang - Ahmad Dhani?

Kapanlagi.com - Ahmad Dhani dan Anang Hermansyah kompak untuk menerapkan sistem baru, Sentra Lisensi Musik Indonesia (SELMI) untuk usaha karaoke yang mereka rintis. SELMI adalah sebuah sistem CMO (Collecting Management Organization) yang akan menguntungkan kedua belah pihak, baik pengelola bisnis maupun para musisi.
"Kita kepinginnya sih ya kalau ada karaoke, kalau dia nyetel lagunyaMulan Jameela, ya video klipnya Mulan Jameela. Sehingga Mulan Jameela pun mendapatkan (haknya -red)," ungkap Ahmad Dhani.

Jadi saya berdua sama Mas Anang ini, rencananya 2014 ini mau membenahi supaya nggak terjadi ribut-ribut antara pemilik karaoke dan artis, seniman, musisi, pengarang lagu.
Ahmad Dhani



Suasana pembukaan Anang Family Karaoke hari kedua
Suasana pembukaan Anang Family Karaoke hari kedua


Dijumpai dalam acara pembukaan Anang Family Karaoke di kota Malang pada hari kedua, Kamis (13/12) kemarin, Dhani dan Anang yang masing-masing sudah mendirikan rumah karaoke keluarga ini, membeberkan resolusi mereka untuk tahun 2014 mendatang.
"Jadi saya berdua sama Mas Anang ini, rencananya 2014 ini mau membenahi supaya nggak terjadi ribut-ribut antara pemilik karaoke dan artis, seniman, musisi, pengarang lagu," papar Dhani.
Sama-sama musisi dan pengarang lagu, tentunya Dhani dan Anangberjuang untuk kawan-kawan mereka yang lainnya. Diharapkan, nantinya bukan hanya pengusaha karaoke saja yang mendapat penghasilan, tapi juga musisi dan pengarang lagu yang terlibat dalam setiap video yang dipakai di rumah karaoke.
(kpl/adb/dew)

Courtesy:
http://www.tokohindonesia.com/lintas-berita/artikel/43143/apa-resolusi-2014-dua-sahabat-anang---ahmad-dhani




Ifan Govinda Berharap SELMI Jadi Trigger Untuk Para Musisi | Kapanlagi.com

Ifan Govinda Berharap SELMI Jadi Trigger Untuk Para Musisi

Kamis, 12 Desember 2013 19:35 | 

Ifan Govinda



Ifan Govinda Berharap SELMI Jadi Trigger Untuk Para Musisi

Kapanlagi.com - Meski sudah cukup lama berkecimpung di dunia musik Tanah Air, namun Ifan Govinda mengaku hingga saat ini bandnya belum pernah mendapatkan hasil yang signifikan dari royalti lagu mereka yang dinyanyikan di tempat karaoke. Sejak bandnya bernama Domino, hingga berganti jadi Govinda.
"Sebenernya itu kewajiban label sih ya, tapi sampai saat ini masih samar, dari karaoke ini kita dapat berapa, hitungannya gimana, tolak ukurnya apa. Semoga dengan SELMI ini jadi trigger untuk musisi agar bisa lebih baik dalam berkarya," ujar Ifan saat ditemui di acara Grand Opening Anang Family Karaoke, Malang (11/12).
Ifan Govinda dukung sistem baru perhitungan royalti kepada musisi dari tempat karaoke.
Ifan Govinda dukung sistem baru perhitungan royalti kepada musisi dari tempat karaoke.
Ifan berharap, dengan sistem baru ini, semua bisa menjadi lebih baik dan perhitungannya menjadi lebih transparan. Ia pun berharap dengan sistem ini semua akan menjadi lebih jelas karena sistem perhitungannya sudah ada.
SELMI (Sentra Lisensi Musik Indonesia) sendiri sudah disahkan kemarin, Rabu (11/12) sesaat sebelum peresmian tempat karaoke milik Anang Hermansyah diresmikan. Anang adalah pemakai pertama sistem ini, dan berharap pengusaha karaoke lainnya akan mengikuti jejaknya untuk mendukung HAKI para musisi dan semua komponen yang terlibat di dalamnya.

(kpl/phi)
Courtsey:
http://www.kapanlagi.com/html/interspage2.html?http://musik.kapanlagi.com/berita/ifan-govinda-berharap-selmi-jadi-trigger-untuk-para-musisi-28d3e1.html

Didukung Ahmad Dhani, Anang Berharap Banyak Pada SELMI | Kapanlagi.com

Didukung Ahmad Dhani, Anang Berharap Banyak Pada SELMI

Rabu, 11 Desember 2013 22:31 | 

Anang Hermansyah



Didukung Ahmad Dhani, Anang Berharap Banyak Pada SELMI

Kapanlagi.com - Banyaknya kasus pembajakan lagu oleh pelaku bisnis karaoke akhir-akhir ini memang cukup memprihatinkan. Hal itulah yang mendasari Anang untuk menggunakan sistem baru bernama Sentra Lisensi Musik Indonesia (SELMI) untuk bisnis karaoke yang baru ia buka di Kota Malang.
SELMI sendiri adalah sebuah sistem CMO (Collecting Management Organization) yang akan menguntungkan kedua belah pihak, baik pengelola bisnis maupun para musisi. Pasalnya, sistem ini mempunyai kegunaan kolektif yang cukup canggih.
Ahmad Dhani dukung SELMI. ©KapanLagi.com
Ahmad Dhani dukung SELMI. ©KapanLagi.com
Diakui oleh Anang saat membuka gerai karaoke pertamanya di Kota Malang, semua musisi yang datang bersamanya sangat mendukung sistem baru ini. Terlebih bagi Ahmad Dhani dan Charly Van Houten yang juga mempunyai bisnis karaoke.
"Semua musisi yang datang ke Malang itu yang mendukung SELMI, termasuk Ahmad Dhani dan Charly yang juga punya karaoke. Mereka juga akan menggunakan sistem ini untuk rumah karaoke mereka," tutur Anang saat ditemui di Anang Karaoke, Jalan Letjend Sutoyo Malang, hari Rabu (11/12).
Semua lagu yang diputar di tempat karaoke yang menggunakan SELMI, akan tercatat secara otomatis di bank. Artis dan manajemen pun bisa mengaksesnya secara real-time lewat web. Selain itu, pajak yang dibebankan akan langsung masuk ke dinas perpajakan karena menggunakan sistem online.
SELMI sementara ini memungut Rp 1.000,- per lagu yang diputar di tempat karaoke. Jumlah tersebut terbagi, 40% untuk pencipta, 35% untuk produser, dan 25% untuk penyanyi. Sebuah sistem yang transparan karena bisa dipantau semua pihak.
(kpl/phi/zal)

Courtesy:



VIDEO | Anang - Ashanti Geluti Bisnis Karaoke Tanpa Keluar uang @Obsesi 16 Desember 2013 | Obsesi

VIDEO | Anang Resmikan Bisnis Karaoke Ahmad Dhani Dukung tekad Anang yg Berpihak... | GO Spot

VIDEO | Anang & Ashanty Buka Usaha Karaoke di Malang, Selebrita 15 Des 2013 | Selebrita

VIDEO | Anang dan Ashanty Buka Usaha Karaoke Mewah Di Malang - Intens 15 Desember 2013 | INTENS

VIDEO | Anang dan Ashanty Bisnis Karaoke Dengan Sistem SELMI | GO Spot

Anang dan Ashanty Bisnis Karaoke Dengan Sistem SELMI

Anang dan Ashanty Bisnis Karaoke Dengan Sistem SELMI

Ayah dua orang anak ini mengenalkan SELMI (Sentra Lisensi Musik Indonesia) sebagai sistem baru bisnis karaoke yang digunakannya guna menghindari pembajakan lagu ataupun hilangnya royalti bagi para pemilik ataupun pencipta lagu. 

Menurut Anang, SELMI dapat menguntungkan pengelola bisnis dan musisi karena memiliki sistem kolektif yang cukup canggih. 


Selain Anang, beberapa musisi lain yang juga membuka bisnis karaoke seperti Ahmad Dhani dan Charly Van Houten menggunakan sistem SELMI untuk penghitungan keuntungan bagi kedua belah pihak. Untuk setiap lagu yang diputar di tempat karaokenya, SELMI akan memungut bayaran sebesar Rp 1.000,- per lagu dengan perhitungan 40% bagi pencipta, 35% untuk produser dan 25% untuk sang penyanyi. 


Penghitungan pun akan tercatat secara transparan dan otomatis di bank. Baik artis, penyanyi maupun manajemen bisa mengakses pendapatan yang didapatkannya melalui dunia maya. Beban pajak pun akan dibayar secara online kepada dinas perpajakan. Anang sangat berharap dengan menggunakan SELMI, tak ada lagi artis maupun pencipta lagu yang merasa dirugikan karena tidak mendapatkan royalti atas karya mereka. 


Anang Hermansyah memiliki bisnis baru, kali ini, penyanyi asal Jember itu membuka rumah karaoke, yang diberi nama Anang Karaoke. Grand Opening yang dihelat Rabu (11/12) berlangsung meriah. 


Nama besar Anang sepertinya menjadi magnet tersendiri bagi tamu-tamu istimewa untuk datang. Para tamu yang datang tidak hanya dari kalangan musisi dan selebritis, bahkan para pejabat nomor satu pun ikut menghadiri peresmian rumah karaoke itu.


Nama tenar seperti Olla Ramlan, Daniel Mananta, Ivan Govinda dan Geisha ikut memeriahkan rumah karaoke yang bertempat di Letjen Sutoyo, Malang itu. Geisha menjadi bintang tamu yang tampil membawakan lagu-lagu terbaik mereka di sana.


Sedangkan, kalangan pejabat pun menjadi tamu istimewa yang melengkapi kemeriahan malam itu. Tak tanggung-tanggung, Anang berhasil mengumpulkan 3 kepala daerah di wilayah Malang dan Batu dalam satu tempat. Di antaranya, Mochammad Anton (Walikota Malang), Eddy Rumpoko (Walikota Batu) dan Rendra Kresna (Bupati Malang).


Courtesy of

http://www.youtube.com/watch?v=GfmllqGGex8

Sentra Lisensi Musik Indonesia | SELMI | Sistem terbaru pengumpulan royalty di Indonesia

Sentra Lisensi Musik Indonesia 
(SELMI)





Sistem CMO (Collecting Management Organization) yang berjalan selama ini di tanah air terasa masih kurang menarik dan jelas. Selain itu banyaknya CMO di tanah air membingungkan user atau pengguna untuk membayar. Hal ini sangat berbeda dengan yang berlaku di negara lain, sebagai contohnya: Malaysia dengan system performing right yang telah berjalan 20 tahun.
Seorang musisi Malaysia dengan 1 lagu hits saja, komposer tersebut bisa mendapatkan sekitar 50 juta rupiah per tahun. Sedangkan di tanah air jauh di bawah itu dengan tidak berjalannya sistem collecting yang baik oleh CMO yang ada. Diperkirakan 200 milyar rupiah peluang hilang dari pendapatan royalty di tanah air.
Maka dari itu, saat ini diperlukan suatu system collecting yang bisa mengakomodasi semua kepentingan mulai dari komposer, produser hingga pengguna karya cipta (user).
"SELMI didirikan dengan tujuan meng-collect dan mendistribusikan royalty kepada anggotanya. Dimana anggotanya terdiri dari LMK (Lembaga Manajemen Kolektif) yang anggotanya terdiri dari musisi, pencipta lagu , produser maupun para performer. Akan ada pengumpulan royalty berbarengan ," ucap Djanuar Ishak (PRISINDO).

ASIRINDO, ASPRINDO, PRISINDO, WAMI, RMI dan menyusul CMO lainnya akan mendukung pendirian SELMI , sehingga bisa mengakomodasi pemangku hak dan user secara baik.
"System yang berlaku dari pemakai, jadi misalkan satu Karaoke menggunakan lagu dibayar dari pengunjung yang memakai lagu tersebut, sehingga bisa memberikan kontribusi untuk industry musik dan juga Negara," ungkap Djanuar Ishak.

Courtesy:
www.nagaswara.co.id/ Ary
http://www.nagadigi.com/news/detail/5591/sentra-lisensi-musik-indonesia-selmi.html
http://nagaswara.co.id/berita/detail/5860/Sentra_Lisensi_Musik_Indonesia__SELMI_



SELMI - Sentra Lisensi Musik Indonesia | Music Licensing Center of Indonesia

SENTRA LISENSI MUSIK INDONESIA
(Music Licensing Center of Indonesia)




SELMI a newly set up non-profit organization to represent composers and publisher, music producers and music performers in music licensing, and collecting as well as distributing royalties. 

Board of Directors: 
Djanuar Ishak, Chairman 
Rahayu Kertawiguna, vice-chairman 
Binsar V. Silalahi, General Secretary 
Rully Mangunsong, vice General Secretary 
Ridwanto, Treasurer 
Jusak I. Sutiono, Managing Director 
Yessi Kurniawan, licensing manager 



Composers say: No song, no music industry. 
Musicians say: No performer, no performance. 
Record producers say: No producer, no sound recording. 

Together we all say: No pay; no play.



Courtesy of Djanuar Ishak ....