Menurut Anang, SELMI dapat menguntungkan pengelola bisnis dan musisi karena memiliki sistem kolektif yang cukup canggih.
Selain Anang, beberapa musisi lain yang juga membuka bisnis karaoke seperti Ahmad Dhani dan Charly Van Houten menggunakan sistem SELMI untuk penghitungan keuntungan bagi kedua belah pihak. Untuk setiap lagu yang diputar di tempat karaokenya, SELMI akan memungut bayaran sebesar Rp 1.000,- per lagu dengan perhitungan 40% bagi pencipta, 35% untuk produser dan 25% untuk sang penyanyi.
Penghitungan pun akan tercatat secara transparan dan otomatis di bank. Baik artis, penyanyi maupun manajemen bisa mengakses pendapatan yang didapatkannya melalui dunia maya. Beban pajak pun akan dibayar secara online kepada dinas perpajakan. Anang sangat berharap dengan menggunakan SELMI, tak ada lagi artis maupun pencipta lagu yang merasa dirugikan karena tidak mendapatkan royalti atas karya mereka.
Anang Hermansyah memiliki bisnis baru, kali ini, penyanyi asal Jember itu membuka rumah karaoke, yang diberi nama Anang Karaoke. Grand Opening yang dihelat Rabu (11/12) berlangsung meriah.
Nama besar Anang sepertinya menjadi magnet tersendiri bagi tamu-tamu istimewa untuk datang. Para tamu yang datang tidak hanya dari kalangan musisi dan selebritis, bahkan para pejabat nomor satu pun ikut menghadiri peresmian rumah karaoke itu.
Nama tenar seperti Olla Ramlan, Daniel Mananta, Ivan Govinda dan Geisha ikut memeriahkan rumah karaoke yang bertempat di Letjen Sutoyo, Malang itu. Geisha menjadi bintang tamu yang tampil membawakan lagu-lagu terbaik mereka di sana.
Sedangkan, kalangan pejabat pun menjadi tamu istimewa yang melengkapi kemeriahan malam itu. Tak tanggung-tanggung, Anang berhasil mengumpulkan 3 kepala daerah di wilayah Malang dan Batu dalam satu tempat. Di antaranya, Mochammad Anton (Walikota Malang), Eddy Rumpoko (Walikota Batu) dan Rendra Kresna (Bupati Malang).
Courtesy of
http://www.youtube.com/watch?v=GfmllqGGex8
No comments:
Post a Comment